RSS

TYREX dan SINGA

10 Feb

Di zamannya binatang satu ini adalah salah satu binatang yang ditakuti,dengan gerakan yang cepat, taring yang tajam, kemampuan yg mumpuni dalam mengeksekusi korbannya, kita memamnggilnya ” Tyrex “, satu dari komunitas Dinosaurus ini begitu melegenda, pertanyaannya adalah dimana ia sekarang? berapa korbannya hari ini? masih cepat kah ia bergerak ?

Ternyata hari ini ” Tyrex” tinggal nama, hanya sekumpulan tulang dalam gedung museum pra sejarah, penghibur dalam gedung bioskop, dan dalam genggaman bocah ingusan sebagai teman berimajinasi.

Sekarang kita punya ” Singa ” yg memiliki kharisma selayaknya Tyrex, kejam dan buas, Akan tetapi dibalik gambaran ganasnya Singa, sesungguhnya tersimpan cerita yg cukup mengagetkan bahwa Singa jantan sejatinya adalah pemalas, lekas tidur setelah kenyang, bahkan yg lebih memalukan dalam komunitas mereka justru Singa betinalah petarung sesungguhnya…

Brother and sister, akhi wa  ukhti, kita adalah manusia bukan Tyrex atau Singa ( walau sempat ada yg bilang “Singo Kito ini Dek” (bahasa melayu), kelebihan kita dari keduanya adalah kita punya akal dan perasaan yg jauh lebih tinggi dari keduanya, apalagi di saat kita menyadari tugas sebagai hamba ALLOH untuk menyebarkan dakwah ISLAM.

Tapi maaf saudara ku, bisa jadi akan muncul kesamaan kita dengan dua makhluk di atas, di saat dulu kita begitu bersemangat dengan dakwah ini dan sekarang kita begitu lemah dan bisa jadi dakwah kita hanya tinggal cerita, apa bedanya dengan Tyrex? atau sekarang tampilan kita begitu bersemangat tapi begitu dapat amanah hanya mengandalkan teman-teman yg lain, apa bedanya dengan Singa?

Madinah adalah cerita bagaimana dakwah ini mendapatkan pelajaran penting, bahwa disanalah asal muasal dari masyarakat yang berpegang teguh kepada Al Quran dan As Sunnah yang kemudian berkembang ke seluruh pelosok dunia. Dan akhirnya sampai ditengah anda. Bisakah kita membayangkan kalau seandainya tanpa ada penyebaran (Dakwah) akankah kita dapat mengenali ISLAM?

Aktivitas Dakwah tidak hanya berhenti sampai disitu saja, apalagi dengan fakta-fakta yang ada sekarang dimana banyak sekali terjadi kemungkaran ditengah-tengah kita seperti seks bebas, mudahnya peredaran minuman keras, banyak orang-orang yang meremehkan sholat, puasa, zakat dan sebagainya. Yang kemungkaran itu sering kita lihat disekitar kita.

Setelah melihat fakta tersebut maka timbullah pertanyaan BAGAIMANA POSISI KITA? Apakah kita termasuk orang yang berdiam diri, atau orang-orang yang menyerukan kepada Al Islam atau bahkan termasuk orang-orang yang ada dalam kemungkaran tersebut. Naudzubillahi mindzalik.

Saya, anda, kita semua tidak boleh lengah dalam semua kondisi yg kita alami, apa yang harus kita katakan di hadapan persidangan akherat nantinya atas apa-apa yang telah kita lakukan ketika terjadi kemungkaran-kemungkaran? dengan kita atau tanpa kita dakwah ini tetap melaju, kitalah yg merugi jika menjadi secuil cerita, karena kita semua manusia yg menyadari amanah ini maka tanggung jawab ini adalah sebuah kemuliaan, bangkit dan teruslah  bergerak, ALLOHU AKBAR!!!!!!!!

By : Toni Rivando (Kadiv Kaderisasi dan Pembinaan KMM dan Ketua Gema Pembebasan STKS)

& Teguh Wibowo Mulyono

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 10, 2013 in Me

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: